Jumat, 09 November 2012

Tugas Agama surat Al-kahfi ayat 29

Keutamaan QS Al-Kahfi
Keutamaan surat Al-Kahfi dan sepuluh ayat pertama dan sepuluh ayat terahir  menjadi tameng yang melindungi pembacanya dari Fitnah Dajjal.
Diriwayatkan oleh Imam Ahmad, Al-Barra’ pernah mengatkan bahwa pernah ada seorang laki-laki bernama Usaid Ibnu hudair membaca surat Al-Kahfi di dalam rumahnya, sedangkan di halaman rumahnya terdapat hewan kendaraanya, maka hewan kendaraan itu larat, lalu ia melihat-lihat dan ternyata ada kabut atau awan yang menutupi dirinya. Kemudian ia menceritakan pengalamannya itu kepada Nabi. Maka Nabi SAW bersabda
Bacalah terus, hai fulan, sesungguhnya awan itu adalah sakinah (ketenangan ) yang turun saat kamu membaca Al-Qur’an atau turun kepada Al-Qur’an.
Diriwayatkan dari imam Ahmad, Rasulullah SAW bersabda;
مَنْ حَفِظَ عَثْرض آيَاتٍ مِنء اَوَّلِ سُوْرَةِ اْلكَهْفش عُصِمَ مِنَ الدَّجَّالِ
Barang siapa yang hafal sepuluh ayat dari permulaan surat al-Kahfi, dipelihara dari fitnah Dajjal
Hadits dari jalur lain menjelaskan
Barang siapa yang membaca sepuluh ayat terakhir dari surat Al-Kahfi, terpelihara dari fitnah Dajjal
Hadits yang lain dari Imam Ahmadjuga
Barang siapa yang membaca perlulaan surat Kahfi dan akhirnya, maka surat al-Kahfi menjadi cahaya baginya dari telapak kaki hingga kepalanya. Dan barang siapa yang membacanya secara keseluruhan, maka surat Al-Kahfi menjadi cahaya baginya antara langit dan bumi.

Hadits dari Imam Hakim
Barang siapa yang membaca Surat Al-Kahfi pada hari jum’at, maka memancarlah cahaya baginya sejak mulai membacanya sampai Jum’at berikutnya

1.         Membaca
وَقُلِ الْحَقُّ مِنْ رَبِّكُمْ فَمَنْ شَاءَ فَلْيُؤْمِنْ وَّمَنْ شَاءَ فَلْيَكْفُرْ إِنَّا أَعْتَدْنَا لِلظَّالِمِيْنَ نَارًا أَحَاطَ بِهِمْ سُرَادِقُهَا وَإِنْ يَسْتَغِيْثُوْا يُغَاثُوْا بِمَاءٍ كَالْمُهْلِ يَشْوِي الْوُجُوْهَ بِئْسَ الشَّرَابُ وَسَاءَتْ مُرْتَفَقًا (٢٩)

2.         Terjemah

Terjemah lafdhiyah
 Terjemah ayat
dan Katakanlah: “Kebenaran itu datangnya dari Tuhanmu; Maka Barangsiapa yang ingin (beriman) hendaklah ia beriman, dan Barangsiapa yang ingin (kafir) Biarlah ia kafir”. Sesungguhnya Kami telah sediakan bagi orang orang zalim itu neraka, yang gejolaknya mengepung mereka. dan jika mereka meminta minum, niscaya mereka akan diberi minum dengan air seperti besi yang mendidih yang menghanguskan muka. Itulah minuman yang paling buruk dan tempat istirahat yang paling jelek. ( QS Al-Kahfi ayat 29 )
Isi Kandungan Surat Al Kahfi ayat : 29 
a. prinsip kebebasan manusia memilih beriman atau tidak beriman adalah merupakan kehormatan yang diberikan Allah bagi setiap manusia (Allah tidak memaksa).
b. Ketidak mampuan mengendalikan diri dalam perbedaan pendapat, akan berakibat perselisihan dan perpecahan yang berkepanjangan. 
c. Kebebasan memilih beriman atau tidak beriman, membawa konsekwensi yang ditanggungnya, yaitu keniknatan surga bagi yang beriman dan neraka bagi orang-orang yang kafir

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar